Lokakarya 7 Pendidikan Guru Penggerak (PGP) sebagai Upaya Melakukan Perubahan Sistem Pembelajaran yang Lebih Baik

JURNALISTIK SMEK1NG – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Provinsi Jawa Timur menggelar program Lokakarya 7 Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 4 di SMKN 1 Ngasem pada hari Sabtu dan Minggu (15-16/10/2022).


Lokakarya merupakan salah satu program yang diberlakukan oleh Kemedikbudristek bagi guru penggerak di Indonesia yang bertujuan untuk melakukan perubahan atau sebagai pembelajaran bagi siswa, yang mana sebelumnya pendidikan di Indonesia bersistem teacher center, maka kini berubah menjadi student center. Dalam hal ini, guru penggerak memiliki peran penting untuk melakukan perubahan yang lebih baik untuk siswa-siswinya di sekolah, mulai dari sistem pembelajaran hingga bagaimana guru menerapkan sistem student center atau pendidikan yang sepenuhnya berpihak pada siswa.


Penerapan student center ini erat kaitannya dengan kurikulum merdeka. Kurikulum merdeka menekankan metode belajar dimana siswa diberikan kebebasan dalam memilih hal yang diminati selama pembelajaran. Bapak Ari Eka Prasetiyanto, selaku salah satu guru pengajar di SMKN 1 Ngasem yang telah menerapkan kurikulum merdeka, mengungkapkan bahwa penerapan kurikulum merdeka sangat efektif diberlakukan di SMKN 1 Ngasem. Karena dengan ini, siswa dapat lebih mengembangkan minat dan bakatnya di sekolah.


Dengan adanya program lokakarya pendidikan guru penggerak ini, diharapkan penerapan kurikulum merdeka dapat berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan pendidikan bangsa Indonesia dan memiliki makna yang penting bagi anak-anak Indonesia di kehidupan masa kini dan masa mendatang.

Oleh: Rezquena Bintan Maharani (0075903731) dan Febriyan Krisjayanti (0075445766).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page