Peserta Didik Baru SMK Negeri 1 Ngasem Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter di Brigif Mekanis 16/Wira Yudha

JURNALISTIK SMEK1NG – SMK  Negeri 1 Ngasem mengirimkan peserta didik baru kelas 10 dalam kegiatan penguatan pendidikan karakter di Brigade Infanteri Mekanis 16/Wira Yudha Kediri pada Kamis, (10/08/2023).

Brigif Mekanis 16/Wira Yudha yang bermarkas di Jalan Lingkar Maskumambang Nomor 16, Sukorame, Mojoroto, Kota Kediri ini menjadi tempat yang mewadahi peserta didik dari berbagai sekolah untuk meningkatkan kedisiplinan, membentuk karakter yang baik, dan membangun jiwa kepemimpinan. Setiap tahun SMK Negeri 1 Ngasem mengirimkan siswa-siswi kelas 10 untuk mendapatkan pelatihan penguatan karakter. Tahun ini, penguatan karakter siswa SMK Negeri 1 Ngasem dibagi menjadi tiga gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan pada  hari Senin hingga Selasa, sedangkan gelombang kedua dilaksanakan pada hari Rabu hingga Kamis, dan gelombang tiga dilaksanakan hari Jumat hingga Sabtu. Dalam tiga gelombang ini, pelatihan yang diberikan tidak dibedakan, yaitu pembentukan karakter siswa yang positif. Adapun kegiatan yang dilaksanakan selama pelatihan penguatan karakter ini, yaitu outbound, pemberian materi mengenai kepemimpinan, latihan baris-berbaris, jelajah alam, api unggun, dan sebagainya. Olla, salah satu peserta didik kelas 10 SMK Negeri 1 Ngasem, berpendapat, “Menurut saya, di Brigif itu seru, bawaannya happy karena bapak-bapak pelatihnya asik-asik. Dari sana mental saya jadi kuat, saya jadi bisa LBB, saya lebih bisa menghargai orang yang di bawah kita, bisa tahu perjuangan pahlawan dulu, dan masih banyak banget pembelajaran dari Brigif.”

Harapannya, setelah menerima pelatihan dari Brigif Mekanis 16/Wira Yudha ini, siswa-siswi SMK Negeri 1 Ngasem mampu menerapkan hal-hal positif yang sudah diajarkan, baik di sekolah, maupun di lingkungan masyarakat. Ibu Indah Resty Agustya, selaku salah satu wali kelas di SMK Negeri 1 Ngasem, mengatakan, “Menurut saya, mengirimkan siswa-siswi baru ke Brigif merupakan hal penting, karena dari Brigif mereka bisa mempelajari arti dari pentingnya sopan santun, menghargai orang lain, tepat waktu, berbicara dengan baik. Mereka juga diajarkan untuk survive dalam keadaan apapun.”

“Harapan saya adalah anak-anak bisa menjadi anak yang bertanggung jawab, mereka mampu memenuhi kebutuhan pribadi mereka, mereka bisa tepat waktu, menghargai waktu, bisa menjaga kekompakan dengan teman-temannya, mereka mampu menghormati orang lain, dan mereka bisa baris-berbaris,” tambah Ibu Indah Resty, “Manfaat dari Brigif ini sangat terlihat. Ada perbedaan pada siswa yang mendapat pendidikan karakter di Brigif dan siswa yang tidak mendapatkan pendidikan karakter di Brigif. Selama saya mengajar di kelas, saya melihat anak-anak tersebut menerapkan kegiatan yang mereka alami di Brigif. Mereka memiliki jiwa pejuang, jiwa menghargai, jiwa cinta terhadap tanah air, jiwa peduli dan gotong-royong.”

Pada kesempatan lain, Bapak Sri Wahyudi, selaku pelatih di Brigif Mekanis 16/Wira Yudha, mengungkapkan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah supaya siswa lebih maju, disiplin, dan berkarakter.Ditulis Oleh: Febriyan Krisjayanti (XI-Kuliner 2) dan Rezquena Bintan Maharani (XI-DPIB 2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You cannot copy content of this page